Sebuah Puisi Berantai | Eloprogo, Blue Moon, 1 September 2012 | Poetry Camp – #batpoet Gathering

redam redam redam, seribu dendam dan sejuta kelam

rendam rendam rendam, hati basah dingin menguam

angin tak pernah berhenti berjalan

mengajak semua impian untuk tetap berangan

berpijak pada kokohnya bebatuan

tak ada pilar rasa

yang ada hanya percikan asa mengalir dalam satu. cita.

lalu jalan menjadi buntu

tak bergigir

tak berujung.

sang kanibal menghadang, membuat bayang menjadi batu.

batu-batu memaku, menanam diri, membumi…

membumikan tubuh-tubuh diri, rindu…

yes

no?

yes!

rindu aku menjalin puisi dari ingatan yang tak terhenti

menjelang senja, sayang! mari pulang!

laku berlalu pada semu, manusia dulu, asing…

pudar memudar lebih dulu, palsu…

karena kita adalah yang dulu…

yang menyalakan api di sudut bibir atas

bibir yang menenggelamkan ciuman ke dalam botol arak

lalu kita semua berbagi ludah

kutidurkan dulu urat muramku yang dalam

kukubur, kuncinya kutitipkan pada sungai

hidupkan senyum jadi saudagar tawa

anomali mimpi dalam nyalang bulan

beribu jalang jalan menyilang

berakar pada karang… meradang… gersang…

suara,

air berbisik mengusik tubuh dan otak

bicara otak, jadi terbayang otak-otak

anjing.

di otakku dan otakmu hanya ada anjing

menggerogot jalinan umur dan bersenggama dengan semesta.

kau bilang anjing, aku bilang merpati

lalu mereka bilang : kucing !!!!

kau, aku , mereka

ya, bersama-sama

hehe… jangan ngomong hewan, hai binatang!

eh, itu ada bintang.

lucu, seperti kecupku di keningmu yang kuning itu.

kening kuning yang bertahi lalat persis di tengah keindahan sinommu itu

yang seperti lumut di batu sungai, melambai karena jeram

melamun dalam gelap, terperangkap dalam pusaran karet hitam.

bangsat bangsat bangsat

lalu karet merah menghambat sperma

 

Kumpulan #batpoet 05 Agustus 2012 (Teh dan Kopi)

@Ditdotafro Bikinkan aku secangkir teh atau kopi & jaga agar ia tetap hangat. Tunggu aku, aku pergi mengitari bumi dan mencari cerita untukmu#batpoet
 
@ruhlelana secangkir kopi tak meruntuhkan horny. sialan. #batpoet
 
@nengsunshine: …secangkir teh hijau dan secangkir kopi hitam,duduk sebelahan,diskusi fungi,shoegaze,dan hal-hal rahasia. #batpoet
 
@ruhlelana jamur ajaib dalam segelas teh, membuatku lebih sexy dari thom yorke. #batpoet
 
@sayamaya absinthe dan jus apel. bermuara di antara pangkal paha seorang pecandu kopi. salahkan sang penulis novel. ia berlebihan berfantasi#batpoet
 
@ruhlelana lemah, ervin lemah banget kalo purnama. hormonnya menggelegak ga kekontrol. kayak diserang alkohol. #batpoet
 
@sayamaya lewat jam dua. lewat berdua-dua. rasa-rasa yang diadu. logika yang teraduk-aduk. seperti kopi kelebihan gula. terkesima caligula#batpoet
 
@sayamaya lupa #batpoet : majas-majas maha karya dalam tegukan hangat pada secangkir teh. tak pernah bisa membuat hatinya meleleh.”
 
@sayamaya sekelompok huruf menjadi senjata. cerita jahat tentang kopi dan ganja. #batpoet
 
@ruhlelana bau bacin dalam gelas kopi kita, didiamkan bukannya mendingin, malah mendidih, lalu kita terjerat imajinasi, aku mencium lehermu.#batpoet
 
@sayamaya tequila dan bir. kopi vanilla dan pagutan manis di bibir #batpoet
 
@ruhlelana kopi yg terkontaminasi sperma,kepala kita hamil tua,melahirkan anak dalam rupa puisi dan hitamnya arang,lalu kita menolak bercinta.#batpoet
 
@gaia_nymmara terdesaturasi kopi. dehidrasi mimpi. deklamasi yang terlalu pagi #batpoet
 
@ruhlelana ya sebaiknya kita tidur saja,akan kuseduh teh di mimpi kita untuk membuatmu telanjang,lalu aku menggambar tubuhmu di ujung luka.#batpoet
 
@sayamaya absinthe itu hijau. teh yan kuteguk hijau. sayang sekali… kamu masih terlalu hijau. #batpoet
 
@gaia_nymmara sayang, arsenik itu bukan racun. ia adalah keindahan seni yg kucampur dalam kopi untuk membuatmu keterusan melamun #batpoet
 
@ruhlelana orgytexts dalam mimpi terliar kita,telanjang bersama,membalurkan ampas kopi ke tubuhmu,lalu kita tidur lagi,bermimpi hal yang sama. #batpoet
 
@penutur Kopi hitam lugas menjadi luruh pada susu rekah mulus perawan desa. #batpoet
 
 
@penutur Warung kopi pinggir jalan diatas saluran pembuangan. Terbatas dan sempit. Tapi hangat. Obrolan ringan menyenangkan. Menjadi kita. #batpoet
 
@gaia_nymmara sengaja aku membiarkanmu jatuh cinta berkali-kali lewat cangkir demi cangkir kopi berisi pemadat mimpi #batpoet
 
@masskoi kopi hitam dan dadar gulung, menu utama berbuka dan sahur. ah kurang apa? lebaran sudah dekat. #batpoet
 
@toshioe membaca kisahmu seperti menghirup remahan teh yang kau seduh dengan mimpi yang menggenangi saku baju imajinasi; orgyteh #batpoet
 
@toshioe jgn khawatir, secangkir teh memang diamdiam melakukannya. tapi kau suka kan jadi pikiranku? dan akan habis di hirupan teh terakhir. #batpoet
 
@toshioe nganu.., pesan secangkir pikiran lagi yang lain; kopee! #batpoet
 
@ayuskeptika Menghidu aroma kopimu, pada senyummu. Dari ujung bibirmu, ada bulir teh menyusup malu-malu. Ah, jadi, bibir itu telah menduakanku? #batpoet
 
@ayuskeptika Aku perlu mengadu, antara teh dan susu. Antara kopi dan kapulaga yang diaduk satu. Aku perlu, dua beda jadi serupa dan lebur layu. #batpoet
 
@ayuskeptika Mengantri di warung kopi pinggir kali. Dari kejauhan, tampak asap wangi memanggilku dekat, lagi dan lagi. Itu kamu, kopiku! #batpoet
 
@ayuskeptika Ah kopi dan kopi! Kontemplasi! Cacah kecil keping hati. Asumsi! Di bait-bait puisi! #batpoet
 
@ayuskeptika Pahit bukan? Ya, seperti kopi hitam pekat yang tercekat di tenggorokan. Itulah, cinta yang tak ada harapan. #batpoet
 
@ayuskeptika Oh, maaf cintaku! Teh celupmu hancur dan telah lebur. Kuaduk perlahan, menyatu bersama waktu. Hilang… #batpoet
 
@warnahitam_ aku suka teh, kamu suka kopi hitam. keduanya tak berhenti mengepulkan wajah kita, menjadi hangat yang mengaliri kesepian kita #batpoet
 
@AulianoErlan biar ampas pada gelas-gelas kopi lalu yang bercerita. aku lupa. #batpoet
 
@Ditdotafro Tambahkan 1 sendok gula dan aduk kopinya 7 kali putaran, karena sebentar lagi aku pulang, dan hey aku bawakan teh hijau kesukaanmu #batpoet
 
@ayuskeptika Kopi pekat dan rokok yang tetap lekat. Temani aku berdendang bersama para bayang-bayang. Ingatan melayang dan aku tak bisa pulang. #batpoet
 
@Ditdotafro Biarkan secangkir kpi & th tawar-mu yang menemani senja ini, bersama ribuan cerita yg siap kubagi. Oh maaf. hanya cerita yg kupunya #batpoet
 
@ayuskeptika Ampas teh mulai berjamur, menyisa sesal yang tinggal. Memberi bau sengit yang tinggal menunggu sakit. #batpoet
 
@ayuskeptika Jangan seduhkan aku satu sendok teh mimpi. Cukup seduhkan aku satu gelas pekat kopi. #batpoet

Kumpulan #batpoet 04 Agustus 2012 (Kurang Lebih Sih, Bumi)

#Batpoet 04 Agustus 2012, yang bertemakan BUMI. 🙂
 
@penutur Cangkir kopi wangi vanila di leher jenjang. Sudah habis menguap terpanggang waktu. #batpoet
 
@ayuskeptika Bumi pertiwi bukan milik kita lagi. Semua membeli, semua pakai pundi-pundi. Tanah air, bukan lagi punya bumi. #batpoet
 
@ayuskeptika Di kota ini aku besar dan berpijak. Di negeri ini aku merekam jejak. Di bumi ini aku coba takdir yang pelan-pelan tersibak. #batpoet
 
@ayuskeptika Panas! Sungguh! Ini bumi atau neraka? Sudah kulihat setan dimana-mana! Oh, sepertinya bumi telah dimurkakan Tuhan semesta.#batpoet
 
@smilepeace Bumi? Bertumpu dan melangkahlah kita yang mengaku manusia dengan tungkai sendiri. Sendiri-sendiri. #dcos #batpoet
 
@ayuskeptika Beranda #batpoet masih tetap sepi. Bagaimana jika kubakar sesaji dan kuseduh kopi? Akankah dedemitnya bangun dari mimpi? 🙂
 
@ayuskeptika Ada yang menautkan mimpi pada remeh-temeh bumi. Yang begitu, remeh juga pada lestari. Keruk sendiri, keruk lagi dan lagi! #batpoet
 
@ayuskeptika Kakiku ada tapi bagai tak berpijak di bumi. Kepalaku seperti ada, tapi terus mencari-cari arah matahari. Sebenarnya apa aku hakiki?#batpoet
 
@penutur Bumi bulat dikangkangi cukong-cukong tamak yang berak di atas tubuh kering kerontang. Tak punya tanda berhenti. #batpoet
 
@penutur Sementara centeng-centeng cari aman perutnya di bawah ketiak lengket deodoran mahal penguasa. Masih di bumi yang sama.#batpoet
 
@AnibBasatada pada diksi yang terkandung dalam perut bumi, hanyalah hasil dari kontemplasi lima senti. Puisi bertepi. #batpoet
 
@ruhlelana puisi sedang berkontemplasi di gudang rahasia, biar bumi mengambil alih diksi, biar aku tidur lagi. #batpoet
 
@Delune Daulat yang sekejap, Langit memberi somasi kepada mahluk bernama manusia. Namun Bumi, masih terlalu baik. #batpoet
 
@AulianoErlan bulan penuh berkah, sudah sedekah? #batpoet
 
@AulianoErlan matahari dan bulan tak termakan jaman. seakan seperti pribadi pekerja yang setia pada profesinya. tanpa mereka, bumi bagaimana?#batpoet
 
@andicery Bumi dan bumil itu bulat. Begitulah kira-kira kesimpulan #batpoetsaya hari ini.
 
@catnish rindu yang percuma. yang dikonversi menjadi energi lainnya. agar aku tetap bisa berdiri. dengan menapakkan kaki. pada bumi.#batpoet
 
@catnish warna globe dulu biru dan hijau, darat dan laut yang sehat. kini kuning dan merah, bumi terselimuti nanah dan darah, sakit parah#batpoet
 

Kumpulan #batpoet 03 Agustus 2012

Kumpulan #batpoet 03 Agustus 2012.

 

@sayamaya kamu adalah mimpi yang dianulir. #batpoet
@sayamaya kamu dan sejuta mesra yang dikorting 90persen adalah kebosanan yang mengamuk manja #batpoet
@andicery Ahaha. Kamu kamu kamu semua lucu. #batpoet
@sayamaya mimpi yang dianulir. kamu. #batpoet #dibalik 🙂
@7matamatahari bahagiaku tak sederhana; saya harus mampu mengabaikan banyak ‘yg paling’, untuk menjaga satu ‘yg cukup’. kamu, mencukupkan!#batpoet
@penutur kapan kamu bertemu muka? Berkacalah! #batpoet
@penutur Kapan kamu meng-aku-i kita? Bicaralah! #batpoet
@ruhlelana mengKAMUkan ELO meski kita masih saling kejar. #batpoet
@ruhlelana bahkan google translate pun tak bisa menerjemahkan senyum kamu.#batpoet
@penutur Waktu menemukan kamu. Aku ter(p)aku pada detak dinding rusak.#batpoet
@AulianoErlan aku, kamu, memang berbeda. tapi, kita berada di stasiun yang sama: Dunia. #batpoet
@a_keciil Diam dan emasnya, pena dan tintanya, bintang dan sinarnya. Aku dan KAMUnya #batpoet
@penutur Kamu oranye di setiap sore yang sebentar. #batpoet
@penutur Kamu; 7 warna. 7 huruf dalam inggris dan indonesia. #batpoet
@ruhlelana: bahkan google translate pun tak bisa menerjemahkan senyum kamu. #batpoet
@penutur Kamu buang muka. Aku merekam garis lengkung di kepala. #batpoet
@AulianoErlan lantas saat pijar berpendar, kamu mulai tekun bersandar. #batpoet
@rknvy Cerminan air danau yang tenang layak nya kamu dan semua air muka yang tak beriak. #batpoet #apeu
@bujubuneng ari kamu teh naha sukanyah masupin cireng ka bujur sayah?#batpoet
@penutur muKamu penuh dalam setiap ceruk lekuk ingatan. #batpoet
@7matamatahari hanya ingin menyumbang satu #batpoet dinihari ini, selebihnya aku ingin mengenang senyum kamu, untukku sendiri.
@catnish pd sebuah pertengkaran yg tak kunjung jemu. mengAku kan kamu dan mengKamu kan aku. lalu kita saling terbunuh tatapan itu.#batpoet
@catnish #batpoet RT @sayamaya: kamu adalah bulan yang dihibahkan kepada bumi sebelum Jupiter merenggut semuanya.
@sayamaya kata-kata yang ditepikan. prosa-prosa yang dikosongkan. sepi-sepi yang dilantangkan. karena. kamu. bungkam. #batpoet
@AnibBasatada Taiku seperti bulan purnama. #batpoet
@rknvy kupeluk rindu erat, tak ku biarkan sedikitpun tercecer, sedikit pun. kamu diam dan rindu masi menyeruak keluar. tumpah. #batpoet
@AnibBasatada kutuliskan kata kata yang katanya kasar, yang terpinggirkan karena moral yang akan kubenturkan dengan keindahan purnama. #batpoet
@AulianoErlan kaum tertindas punya sejuta cerita, hingga berakhir pada titik melawan. semua. #batpoet
@rknvy rindu meluber keluar, tumpah berserakan, sampah. #batpoet
@masskoi aku sudah mam sahur barusan lho, tapi enggak pakai dadar gulung. sedih bet. #batpoet
@masskoi eh temanya kamu ternyata #batpoet *malu*
@AnibBasatada Kamu sudah ngupil? Aku menggigil. #batpoet
@ruhlelana kopi kopiii… masih keburu sampe imsak. spesial buat kamu. #batpoet
@rknvy segelas kopi hangat, hanya aku tak ada kamu. #batpoet
@catnish derajat thermometer di atas normal. menggigil dan mengigau sebuah nama. aku demam kamu. begitu katanya #batpoet
@acturindra betapa hebatnya senyummu. bahkan seribu alter akunku, terjatuh di hati kamu. #batpoet
@bellazoditama Bagaimana kamu bisa membelokkan kata-katamu sendiri seperti kamu menjilati bibirmu dengan ludah? #batpoet #kokjorok
@bukujari Pagi ini kamu tak sahur. Dipastikan tak ada #batpoet untukku. Ah, gede rasa! 😉
@bellazoditama Selama ini aku percaya kamu nyata,kamu cinta.tapi begitulah tak ada yang percaya #batpoet
@ruhlelana karena kamu sudah dipinang, bolehkan aku berpacaran dengan alter akunmu. nomention #batpoet
@AulianoErlan sudah, bait rasa ku-titipkan saja pada sebatang rokok terakhir. selamat puasa para penyair #batpoet.
@sayamaya simpang siur di antara tarik ulur. rancu yang tak terukur. satu persatu tentang aku dan kamu hancur. #batpoet
@AnibBasatada kamu adalah buku yang mengalir diantara tumpukan-tumpukan batu dan tenggelam bersama waktu. #batpoet
@bellazoditama Kamu bilang semua ini hanya butuh rasa percaya.percaya dengan apa dan siapa?seakaan lupa. #batpoet
@masskoi Ah, kamu! #batpoet
@andicery Kamukamukamukamukamukamukamukamukamukamukamukamukamukamukamukamukamukamucantik! #batpoet
@AnibBasatada aku dan kamu telah lahir seribu tahun yang lalu tanpa pernah bertemu. #batpoet ccin gak ya.
@sayamaya satu kecupan kecil setiap hari. satu pelukan untuk satu hati. satu harapan baik untuk satu takdir. kamu yang terakhir #batpoet
@rknvy Aku diam tak bersuara, kamu diam tak menyapa, kita ini apa?#batpoet
@everinch Atas nama sopan santun, aku kangen kamu. #batpoet
@everinch Dalam doaku, selalu terselip aksara-aksara lucu yang membentuk nama kamu. #batpoet
@everinch Kubuat Tuhan cemburu dengan mencintai kamu. Cie.. #batpoet
@everinch Di dada kamu kutanam mimpi semalam. Tentang manusia yang rindu sesap, rindu goyang. #batpoet
@everinch Ingatan dan hatiku adalah sepasang kekasih yang sedang mencintai kamu. #batpoet
@sigit_pam pada hening subuh segala desir luruh, bersimpuh tubuh di altarMu nan kukuh, melarungkan segala rindu yang tak jenuh #batpoet
@mayrahmadi Memang mulanya adlh kosong, sayang. Semua isi hanya ilusi, hny mimpi. Dan mimpi tak benar2 ada. Rasakan kekosongan, rasakan hidup. #batpoet
@mayrahmadi Kita terlahir tanpa membawa apa2. Tak jg dosa, tak jg pahala. Begitupun akhirnya. Semua ini tak nyata. Lihat, Edelweis itu senyum!#batpoet
@warnahitam_ pagi ini, kulihat tulip mengganti matamu, angin mengganti bisikmu, namun cinta–selalu menjadi rupamu #batpoet
@warnahitam_ kamu, jalan lengang yang selalu ingin kutuju #batpoet
@warnahitam_ 1, 2, 3-ku kamu, 4, 5,6-ku kamu, ah bahkan detak jantung dan denyut nadiku pun mendetikkan kamu #batpoet
@warnahitam_ segalanya belum tentu kamu, namun kamu adalah segalanya#batpoet
@warnahitam_ aku menulis hanya untuk satu pembaca, kamu ! #batpoet
@PuttiRanni Kamu seperti matahari, aku bilang. Aku seperti bulan, kamu bilang. Lalu ada bumi di antara kita. #batpoet
@ayuskeptika Di bumi aku masih berpijak, menunggu kau kembali menapak. Sementara, kau di sana sibuk berputar, merotasi hatiku yang kian memudar. #batpoet
@ayuskeptika Bumi telah buruk, rupa dan perangainya. Bumi telah menolak manusia yang tak lagi melindunginya, sehingga tak bisa dikebumikan.#batpoet
@ayuskeptika Di bumi dan di beranda #batpoet, belum tampak kehadiran para penyair kelabu yang menggemakan syair lirih di malam purnama yang sendu.

Kumpulan #batpoet 02 Agustus 2012 – Mata

Berikut ini kumpulan #batpoet yang sempat tertunda pengarsipannya. Diambil dari #batpoet tanggal 2 Agustus 2012. Selamat menikmati suguhan di beranda #batpoet! 🙂

02 Agustus 2012 – Mata

@7matamatahari: saya membayangkan langit menangis lebih awal sore tadi, lalu

pandangi mana yg lebih indah bianglala atau senja; dari indah matamu. #batpoet

@7matamatahari: saat kanak mataku sering bertanya; “kenapa indah pelangi hanya

separuh?”, jawabnya hadir setelah tatapku bertemu matamu. #batpoet

@7matamatahari: saat kanak mataku sering bertanya; “kenapa indah pelangi hanya

separuh?”, jawabnya hadir setelah tatapku bertemu matamu. #batpoet

@ayuskeptika: Aku buta! Tak ada sorot cahaya dari bulatan mata. Yang tersisa

hanya pias yang tak ada rona menggoda. #batpoet

@a_keciil: Apa yang sedang kau hiraukan di sana? Tenang, semua indahmu telah

tersimpan manis di mata ini #batpoet

@ruhlelana: sebuah mata, menampar dada, dada kita, lalu kita luka, lalu kita

lupa. selamat datang purnama. #batpoet

@rknvy: Jika purnama tak pernah ada, dada pun sepertinya rata, tak bercahaya

lalu hilang ditengah dunia #batpoet

@prisapratama: Mata indah bola pingpong, otak sudah pasti kosong, flashback

cabut sekolah modal bohong, skrg bergelar peliharaannya macan ompong. #batpoet

@AulianoErlan: bicara mata, bicara rasa. mata tidak pernah bohong pada rasa.

#batpoet

@Delune: Pantang ditatap, sepasang mripatmu menjelma pencuri ulung, –hatiku

tiba-tiba ada di sakumu. #batpoet

@everinch: Mataku tersesat pada lorong-lorong huruf yang ingin kusebut puisi

ini. #batpoet

@Paymyn: Setiap sudut ruangan pun tak luput dari pandangannya demi mendapatkan

barang berharga milik Abu Nawas. #batpoet

@AulianoErlan: hati-hati, banyak mata-mata. #batpoet

@Delune: Mata mana yang menjadi bibir tipis melulu mengikuti gerak-gerik bagai

mata-mata berlagak detektif maha paham? #batpoet

@AulianoErlan: cuma matakaki yang tidak pernah ingin pakai kacamata. #batpoet

@7matamatahari: lewat matamu, anak matahari belajar menahan angkuhnya, meredam

panasnya. agar mampu memeluk hujan. aku. #batpoet

@everinch: Mata keranjang. Mata pincang. Mata kamu yang tetap kusayang.

#batpoet

@prisapratama: sederhana, kita adlh mata-mata yg memata-matai diri sendiri,

dan meyakini mata hati sbgai tempat paling tepat utk lari bersembunyi.

#batpoet

@everinch: Mata genit. Mata sembelit. Mata kamu yang penuh satelit. #batpoet

@everinch: Mata hati. Mata peti. Mata kamu yang kujaga hingga mati. #batpoet

@Arhfa: Mata-Mu. #batpoet

@kawancuk: matamu, mataku; hati kita, jiwa kita; tempat pilu bersembunyi,

tempat cinta bersuaka. #batpoet

@AnibBasatada: Tuhan maha melihat, Mata Tuhan ada disetiap sudut supermarket,

kotak ATM dan di tempat tempat vital perkotaan. #batpoet

@andicery: Mata mati, hati. Mata buta, kaki. Terima kasih. Matama. #batpoet

@bellaaatya: mata lelakii , matanya kamu. Sekian.#batpoet

@7matamatahari: #batpoet ramai menyeru namaku pagi ini, sedang aku hanya punya

tujuh; mata matahari.

@bellaaatya: Melihat dengan mata , kelak km akan dipertanyakan #batpoet

@akf_akf: Matatih eaaa kakagh. #batpoet #kusut #hestekindonesianidol

@everinch: Mata telanjang meniduri Dia Yang Maha Begadang. Semoga setelah ini dihantui umur panjang. #batpoet

@kawancuk: mata kita, benih rindu, lalu tubuh membabu, lahirnya ruh rapuh. #batpoet

@kelopakmimosa: Matamu, pada binarnya aku melihat anak kecil bermain bianglala. #batpoet

@kawancuk: hati masih mampu dikendalikan, tapi mata akan bebas menari kemana saja. #batpoet

@andicery: Ketika matamu mataku bertemu, bertatap, bertukar tempat. Lalu kau aku tahu, saatnya menjemput lelap, saling memeluk nikmat. #batpoet

@andicery: Kira-kira batas terakhir pengetwitan #batpoet hari ini kapan ya? Saya kok jadi mata kesenangan. 🙂

@andicery #batpoet RT @wiracun: andicery mungkin setelah mata shubuh terlelap dan matahari dibuat tergagap-gagap.

@kelopakmimosa: Kita mencintai dengan mata terbuka, lalu kenapa orang bilang ini cinta buta? #batpoet

@masskoi #batpoet RT @kawancuk: matamu; matahari yang mematamatai hati agar hatiku senantiasa sejuk.

@ruhlelana aku memilih jadi kelelawar siang saja, meski resikonya harus pake kacamata hitam, aku ingin melihatmu memakai seragam sekolah. #batpoet

@kelopakmimosa Di matamu mengandung umpan, umpan, umpan #batpoet
#ThomasDjorghi =9

@kelopakmimosa Kita perang kata-kata. Lalu hujan kecil turun dari mata. Di hati, ia mengendap seperti cuka pada luka. #batpoet

@Pache13_ #batpoet RT @ichahendrawan: Senja tak kemana, bukan? Selagi jingga masih nampak mata.

Kumpulan #batpoet 01 Agustus 2012

Kumpulan syair para penyair kalong di teras #batpoet dini hari tadi, 01 Agustus 2012. Bertemakan “kawin” yang sensitif, selamat menyimak!

====================================

@7matamatahari: kupanjat tempat ke mana ayah pergi. jatuhkan malaikat langit yg mengambilnya, suruh hapus duka perempuan yg dibuatnya menjanda. #batpoet

@bellazoditama: Tanggal 1 pukul 1. Saya rindu kamu. Hanya itu. #batpoet

@bellazoditama: Setelah berpisah,apakah kamu masih sempat mengingat saya? Karena saya masih menyempatkan diri untuk mengingat kamu. #batpoet

@bellazoditama: Mengingat tentangmu bukanlah hal yang tabu.tapi mengingat alasanmu meninggalkanku adalah hal yang saru. #batpoet

@Ditdotafro: Hidup ini mungkin dibangun dari khotbah-khotbah para orang yang berdiri di atas mimbar. #batpoet

@Ditdotafro: tapi hidup ini akan lebih menarik dgn narasi dan monolog para derau-derau yg berjalan di trotoar. #batpoet

@Ditdotafro: Dan akan menjadi misteri yang tidak akan terungkap dari catatan-catatan kaki para joni dan susi dari lagu megah Melancholic Bitch #batpoet

@tantri_shu: Pejantan lebah dan ketabahannya yang paling tabah. Membuahi. Lalu mati. #batpoet

@ayuskeptika: Lalat kawin, semua kawin. Tapi kapan telurku dikawin? #batpoet

@ayuskeptika: Benarbenar suram. Aku bukan ikan, dibuahi dari luar. Oh, jangan kawini aku hanya dengan berkoar-koar. #batpoet

@ayuskeptika: Malam cukup berangin. Tubuh tlah dingin. Membeku dan butuh berkawin. Oh sepi! Setubuhilah ini batin!! #batpoet

@ayuskeptika: “Ada yang butuh kawinkan batin? Datang padaku, kujual hatiku seharga kain satin!” kata seorang pramuria di sisi calon pengantin. #batpoet

@ayuskeptika: Mencoba cari pasangan. Jajakan pose tanpa moral dan beban di kolomkolom koran. Berharap ada pingitan. #batpoet

@ayuskeptika: Aku sepi. Aku sunyi dan sekarat lagi. Jika nanti ku mati, cukup kawini jenazahku agar tak dibakar sendiri. #batpoet

@7matamatahari: pasangan itu tak ber-peri-ke-penghulu-an, mereka tak menanyakan umur bapak itu sebelum memutuskan kawin lari. #batpoet

@ayuskeptika: Aku ini sudah menikah, percayalah! Lantas, apa sebab anak ini dikata haram jadah? O, aku ingat, dia banyak ayah. #batpoet

@7matamatahari: tolong jaga baik-baik senyum kamu. kelak, setelah penghulu dan para undangan pulang; saya ingin waktu menunggu saat mengecupnya. #batpoet

@ayuskeptika: Mari mencumbui sepi. Mengawini pagi tanpa matahari. Mencintai Tuhan di dini hari, tak pakai permisi. #batpoet

@ayuskeptika: Tuhan saja tak sudi dipoligami, apalagi para perempuan hasil siri? #batpoet

@ayuskeptika: Di kamar itu aku malumalu. Padahal sebelumnya, kita pernah saling cumbu sebelum dipisah dia dan sumpah dari penghulu. #batpoet

@ayuskeptika: Jangan malumalu. Saling bercumbulah kita, bak aktor di film biru. Kalau malu, tuk apa kau kawiniku? #batpoet

@ayuskeptika: Jika aku harus mati sendiri, untuk apa di altar itu kita mengurai janji? #batpoet

@ayuskeptika: Ada lenguh, ada keringat membasuh. Ada haru biru menyeru. Tapi, tak ada kamu. Dimana pendampingku? #batpoet

@everinch: Ada ranjang dan langit yang telanjang. #batpoet

@everinch: Semakin banyak rintihan singkat. Jadi candu. Bidadari tak bergincu siap mencumbu. #batpoet

@everinch: TL ku udah ga asyik. Kawin aja yuk. #batpoet

@wiracun: Seperti halnya kawin, cinta itu juga kata kerja wahai tua muda! #batpoet

@7matamatahari: pacar kamu yg mana yg tak saya salami? setelah dikawinkan nanti, satu-satu mereka saya shalati. #batpoet

@vindoefleu: merontaronta hebat untuk sekedar membakar gaun yang baru saja dikenakannya tadi siang #batpoet

@everinch: Jika rindu itu tanya, mungkin kawin jawabannya. Yegituaja. #batpoet

@penutur: Bersama itu kawanan, (belum) tentu kawinan. #batpoet

@Ditdotafro: Maaf sayangku, tapi kemana hangatnya pelukanmu pergi? kawin lari dengan waktu dan bosan? #batpoet

Kumpulan #Batpoet 31 Juli 2012

adikku lapar, perutnya lapar saat mengais tempat sampah restoran mahal yg makanannya tak kau habiskan. syukurmu mana? #batpoet – @7matamatahari

aurat berurat. seperti birahi yang berteriak lancang. mana tahan!#batpoet – @sayamaya

Keegoisan bertahta, kemunafikan terjaga, curhat setiap saat. Mana (janji kampanyenya)? #batpoet – @a_keciil

di belantara rima menyaujana aku tercekam dalam cekat yang meratap laknat hingga merajah pekat dalam jarah. fauzi fauzan mana ya? #batpoet – @bujubuneng

#batpoet RT @masskoi: kamu menggigil kedinginan begitu, aku mana tahan? – @bellazoditama

mana-dimana anak kambing saya? anak kambing saya di perut serigala, ibunya asik mendongeng para betina; tentang model bulu terbaru! #batpoet – @7matamatahari

Masih asyik mencumbu waktu di kamar pekat. Desah perawan di bibir waktu yang basah. Ah, aku jadi bingung sendiri. Tuhanku dimana?#batpoet – @everinch

di pojokan tukang seafood dan gelinjang warga magabut. aditya saputra ngebut mana kala perempuan bondol menunggu dan merengut. #batpoet – @sayamaya

kalo #batpoet gratisan “@andisturbia: kredit batpod di Adira” – @sayamaya

mencari bagian yang terpotong, dimanamana, di balik pohon, di ujung jalan, di dalam jantung, di balik senyum kamu, tak ada, hilang.#batpoet – @ruhlelana

di mana di mana di mana, ke mana ke mana ku harus mencari ke mana #batpoet :))) – @anibbasatada

dentum dangdut isi asik joget pesta pengantin yg dipaksa kawin, bocah ingusan diajak tinggalkan surau; jempolmu mana? #batpoet – @7matamatahari

#batpoet RT: @_RastY: Alhamdulillah, hari ini sahur pake ramen dan susu Ultra coklat low fat! \(´̩▽`̩ )/ perfecto!! – @anibbasatada

Masih seru bercengkrama dengan ketidakwarasanku. Sungguh, merekah rona sungging menawan. Lalu dimana kujemput Tuhan?#batpoet – @everinch

Aku tak peduli di bagian mana lagi kamu meletakkan semua ingatan itu. Asal tidak di sini, aku tak punya tempat lagi. #batpoet – @catnish

Mana deru nafasmu? Di tong sampah … #batpoet – @everinch

Dimana ada kebahagiaan, disitu ada tai yg dikeluarkan dgn nyaman dan suara kentut yang lantang. #batpoet – @indrardnii

“Revolusi!!”, surgapun menyesuaikan diri, berpindah dari telapak kaki ibu kelembaran seratus ribu. Dimana-mana ada ibu, nyaru.#batpoet – @prisapratama

ada @pratiwihputri di timelineku, aakk mana bisa bobo pagi akunya?#batpoet ♥ – @masskoi

Jibril jatuh. Sayapnya tak lg utuh. Di mna yg kiri, dicuri kaum komunis. Dan yg kanan, msh dipinjam mas david beckham.#batpoet – @wiracun

Mana nama aman, nama mana aman. A man. #batpoet – @andicery

wadaw, ketinggalan #batpoet. – @aulianoerlan

“Kemanaa kemanaaa pedeee nyaaa..” #batpoet RT @masskoi: tapi gak pede nyantumin hesteknya – @prisapratama

kemana aja dari tadi? RT @AulianoErlan: wadaw, ketinggalan#batpoet. – @masskoi

jadi apa tema pagi ini? subuh rasa air wudhu sudah membasahi.#batpoet – @aulianoerlan

Kemana-mana km brtanya nama. Mana? Di nama-nama km tak kmana. Usia habis dimakan pulsa. Uangmu tak jg mendapatkannya. #batpoet – @wiracun

mana di mana jantung hati saya, jantung hati saya ada di mana mana. #batpoet – @pratiwihputri

pada bagian mana aku harus tidak percaya pada hatiku bahwa dia telah memilih kamu. #batpoet – @pratiwihputri

Di mana-mana bisa kupikat malaikat. Aku, ialah rasa yang dibunuh terlalu cepat. #batpoet – @everinch

Aku teracun, menyebar nadi tarian #batpoet. Demi @AnibBasatada, terkasih banyak untuk anda. 🙂 – @_RastY

aku telah mencari kemana-mana tempat yang tepat untuk menjatuhkan hati, tak ada tempat paling nyaman di mana-mana selain padamu. #batpoet – @pratiwihputri

dalam gelap cahaya mana yang tak kutemukan titik terang bertuliskan namamu. #batpoet – @pratiwihputri

Mana aku tahu kalau bulan bisa ngomong?! Yang aku tahu cuma datang bulan dan bulan guritno! Itu saja. #batpoet – @prisapratama

Malam, mana kala semua orang keracunan ingatan, mata dan telingaku orgasme bersamaan, kau sembunyi pada kerudung kerumuman. SUNDAL. #batpoet – @catnish

Dalam namaMu aku berserah. Pada manaMu aku berpasrah. #batpoet – @wiracun

GAK ADA KAPOKNYE YE, JAM SEGINI TWITTER MASIH GARING JUGA!!! #batpoet – @mayrahmadi

dalam hening mana yang tak kudengar sebisik namamu. #batpoet – @pratiwihputri

mau ke mana? / Berak, lu mau ikut? / #batpoet – @anibbasatada

Entah ke mana, aku dan ingatan pun sudah cerai berai. Tak pernah bersua. #batpoet – @everinch

mana janjimu ? katanya kau akan ada di avatarku ? 😐 #batpoet – @pratiwihputri

subuh tadi aku memberi tahu izrail tempat ke mana harus mencabut nyawa kekasihmu. aku disini, bersiap menggantikan cintanya.#batpoet – @7matamatahari

mana, katanya demokrasi? #batpoet – @aulianoerlan

Mimpi si ini skype-an sama si anu. Bisa lihat dgn jelas gitu. Lalu mana aku di mimpi itu? Jadi gelas kopi di samping jari si anu. #batpoet – @catnish

Mana di mana, anak kambing saya, anak kambing saya ada di mana mama, seperti udara dan kamu yang selalu berwarna #batpoet #uhuk – @anibbasatada

Mana #batpoet-mu? huuu cupu … – @everinch

Sayang, keluarin di mana? Aku udah gak tahan. / Di mana saja boleh sayang. #batpoet :p – @anibbasatada

Ah, candu itu sih aku sudah tahu. Dimana ada gula, di sana ada kamu. Pesanku cuma satu, awas diabetes! #batpoet – @prisapratama

“di mana di mana di mana…” – Ayu ting ting live in #batpoet – @aulianoerlan

Mana sin motor dulu yuk. #batpoet – @aulianoerlan

kupanjat tempat ke mana ayah pergi. jatuhkan malaikat langit yg mengambilnya, suruh hapus duka perempuan yg dibuatnya menjanda. #batpoet – @7matamatahari

kamerads/kameradets yg tersayang, #batpoet ada di setiap jam sahur dalam rangka road to Batpoet Gathering 31 Aug – 2 Sept di Eloprogo. – @ruhlelana

sampai ketemu di beranda #batpoet dini hari nanti 🙂 @vindoefleu@ruhlelana – @ayuskeptika

acara #Batpoet Gathering ini terbuka untuk umum dan gratis, tidak hanya penongkrong teras batpoet yg boleh datang, siapa aja boleh. – @ruhlelana

#batpoet bukan komunitas, bukan akun, juga tidak dimiliki siapapun. teras #batpoet adalah teras nongkrong virtual bagi siapapun. – @ruhlelana

#batpoet selain tidak dimiliki juga tidak mengikat. pokoknya bebas, sebebas tuhan jatuh ke bumi. – @ruhlelana

#batpoet asik karena kamu bisa mengolah diksi seenak perut kamu dan bisa belajar bareng sama yang lain. ciyegituaja. – @ruhlelana

#batpoet itu bebas..sebebas tuhan mengatur hidup kita.. – @omdjin

Kemana-mana kamu bertanya nama. Mana? Di nama-nama kamu tak kemana. Usia habis dimakan pula. Uangmu tak juga mendapatkanna #batpoet – @wiracun

Jangan bertanya kemanaku akan pergi! Di hatimu tak pernah kutemukan TV berwarna 17 inci. #batpoet – @wiracun

Ah, dunia, betapa tertipunya kita. Pasang sepatumu. Dan mari, kutunjukkan mana rumah tuhan sesungguhnya – @2wiracun

Sengaja belok ke situ, aku cari perhatian di depan lastri. Dalam hati tapi berkata, “sayang, masak sih gak tau aku mau kemana?” #batpoet – @wiracun

Semoga kau masih mau berterimakasih. Saat dimana aku mengajarimu cinta dengan cara pilihkasih #batpoet – @wiracun

FIKSIMINI – Tuhan dan manusia saling menertawai | FIKSIMANA – Manusia masih bertanya “apakah tuhan ada di surga?” #batpoet – @wiracun